Parah! Unik, 5 Masjid dengan Arsitektur Tionghoa di Indonesia

Parah! Unik, 5 Masjid dengan Arsitektur Tionghoa di Indonesia - Hai sahabat Keparat(*Kebumen Punya Anak Rantau*) , Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Parah! Unik, 5 Masjid dengan Arsitektur Tionghoa di Indonesia, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel travel, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.



Judul : Parah! Unik, 5 Masjid dengan Arsitektur Tionghoa di Indonesia
link : Parah! Unik, 5 Masjid dengan Arsitektur Tionghoa di Indonesia

Baca juga


Parah! Unik, 5 Masjid dengan Arsitektur Tionghoa di Indonesia

Parah! Unik, 5 Masjid dengan Arsitektur Tionghoa di Indonesia

Bangunan dengan arsitektur Tionghoa biasa dijumpai sebagai klenteng atau tempat peribadatan umat Konghucu.

Namun, ternyata ada pula bangunan bergaya Tionghoa yang berfungsi sebagai masjid. Hal itu tentu saja unik dan berbeda dari arsitektur masjid pada umumnya.

Berikut ini adalah 5 masjid dengan arsitektur Tionghoa di Indonesia:

Video Pilihan

1. Masjid Lautze, Jakarta

Berlokasi di Jalan Lautze nomor 87-89, Pasar Baru, masjid Tionghoa di Jakarta Pusat ini dikelola Yayasan Haji Karim Oei.

Dari luarnya saja, sudah terlihat nuansa khas budaya Tionghoa dengan dominasi warna merah dan kuning. Anda pun dapat menemukan kaligrafi berbahasa Arab yang terpampang.

2. Masjid Lautze 2, Bandung

Ornamen khas Tionghoa tampak di interior dan eksterior masjid ini. Masjid Lautze 2 tercatat sebagai yang tertua di kota Bandung.

Lokasinya berada di Jalan Tamblong nomor 27, Braga dan masih berada di bawah naungan Yayasan Haji Karim Oei. Meski tidak terlalu besar, masjid bersejarah ini menjadi bagian penting dalam kehidupan umat Islam di sekitarnya.

3. Masjid Tan Kok Liong, Bogor

Tidak jauh dari Jakarta, tepatnya di Jalan Kampung Sawah Pondok Rajeg, Cibinong, ada sebuah masjid Tionghoa yang cukup terkenal.

Bukan hanya karena arsitekturnya yang menawan, sosok di balik masjid ini pun inspiratif. Masjid ini dibangun Anton Medan, seorang mantan narapidana yang menjadi mualaf pada 1992.

Jika biasanya masjid Tionghoa identik dengan warna merah, masjid ini terlihat unik dengan dominasi warna hijau dan kuning.

4. Masjid Siti Dzirjanah, Yograkarta

Masjid Tionghoa satu ini berada di pusat keramaian, yakni di Jalan Malioboro. Anda pun dapat dengan mudah menemukan masjid berwarna merah, biru, dan abu-abu ini.

Lihat Foto

Dok. Situs Visiting Jogja

Bregodo Jogo Malioboro

Uniknya, masjid ini memiliki tulisan dengan tiga bahasa, yakni Arab, Inggris, dan Mandarin. Hal ini merupakan lambang toleransi dan inklusivitasnya terhadap semua umat Muslim.

5. Masjid Cheng Ho, Surabaya

Laksamana Cheng Ho merupakan seorang tokoh sejarah asal China yang menyebarkan agama Islam di Indonesia.

Masjid ini didirikan atas prakarsa para pengurus Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho dan tokoh masyarakat setempat sebagai bentuk penghormatan atas jasanya.

Berdiri di atas lahan seluas lebih dari 3.000 meter persegi, masjid Cheng Ho punya arsitektur khas China. Selain di Surabaya, ada pula beberapa masjid Cheng Ho lainnya di berbagai wilayah di Indonesia.

Aktifkan Notifikasimu

Aktifkan

Blogspot Auto Post Indonesia => https://malasnulis.my.id

Blogspot Auto Post Indonesia => https://malasnulis.my.id


(KOM)(MLS)